Minggu, 31 Desember 2017

Ada Apa Tahun Baru

Sebagaimana hari besar agama tertentu, pergantian tahun baru masehi selalu dirayakan dengan gegap gempita justru oleh manusia seluruh dunia.


Pergantian tahun dijadikan momentum untuk mengukur keberhasilan program bagi berbagai kalangan. Bidang pemerintahan dari tingkat pusat, daerah hingga tingkat desa laporan pelaksanaan pemerintahan juga dievaulasi akhir tahun.

Lalu bagaimana mengambil hikmah di balik tahun baru ?
Ada dua kali tahun baru yaitu kalender masehi yang menggunakan perhitungan matahari (syamsiyah) dan kalender hijriyah yang menggunakan perhitungan bulan (qomariyah).

Sebagian kalangan mengatakan dengan memasuki tahun baru, mengatakan bertambah umur, sementara lainnya bilang umurnya berkurang. Keduanya tidak salah karena beda dari mana memandangnya. Cara pandang yang kedua rasanya lebih mengena dipakai dasar tafakur (berfikir-merenung).

Usia Tinggal berapa.

Keberadaan manusia di atas bumi dibatasi usia. Ketika umur sudah habis sesuai quota yang diberikan Sang Pencipta berarti harus hengkang dari atas bumi untuk masuk ke dalam bumi karena dikebumikan.

Secara fisik jasad dibungkus kain kafan ditanamkan pada ruang lk 2 mtr x 1 meter, selesai, sederhana.
Namun perpindahan dari alam dunia ke alam kubur berarti mulai menjalani proses menerima hasil amalan selama hidupnya di dunia. Tinggal menunggu hasil. Tidak dapat lagi dirubah.
Tinggal berapa jatah usia kita ? tentu Alloh Swt yang tahu.
Momentum tahun baru tepat jika dijadikan bahan merenung bahwa sampai angka tahun tertentu umur kita habis.




Selasa, 21 November 2017

Mengapa Belajar Mengkaji Per Kata? Ini Alasannya

Belajar adalah proses perilaku untuk merubah dari kondisi tidak tahu menuju kondisi tahu dan paham.

Mengkaji , masyarakat seputar saya bilang mengaji, dari kata dasar kaji. Kata dasar "kaji" ini kalau ditashrif bisa mengkaji-kajian-pengaji (org yang melakukan).

Bagi umat muslim maka bahan kajian tidak ada lain yaitu Kitab Suci Al-Qur'an dan Sunah (hadits)


Baca Lanjuitannya

Sabtu, 11 November 2017

CoPeR, Copas Peluang Rejeki

Era informasi telah merubah perilaku kehidupan masyarakat. HP telah mempengaruhi pola pikir bahkan banyak yang mengalami perubahan dalam hal ma'isyah.

HP yang awalnya sekedar untuk komunikasi, kini dapat mempermudah pekerjaan. Seorang yang hanya duduk ongkang-ongkang kaki ternyata melakukan pekerjaan sebagai dustributor.

Itulah kecanggihan IT. Kini terbuka lowongan kerja Distributor Tanpa Kantor.

Baca lanjutannya 



Selasa, 31 Oktober 2017

HP Jadi Barokah

Dengan Program Ini HP Jadi Barokah.

Barokah itu katsrotul khoir banyak kebaikannya. Dalam dialek lain menjadi berkat asal bukan orang di sekitar saya tinggal karena dianggap bingkisan oleh-oleh sepulang acara tasyukuran atau selamatan .......... ;)


Sabtu, 21 Oktober 2017

Investasi ala Duainvesta

Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal. Menurut sumber Investasi - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
https://id.wikipedia.org/wiki/Investasi.

Selasa, 10 Oktober 2017

Baik Menurut Siapa

Al-Birru atau kebaikan banyak disebut dalam alQuran.
Dalam pengertian di masyarakat kebaikan dinilai sebagai amalan yang mulia dalam pandangan secara umumnya. Kebaikan yang dikerjakan seseorang belum tentu baik menurut pihak lain. Tentu hal demikian merupakan hal wajar, karena perbendaan persepsi. Subjektif.

Kebaikan juga dilakukan seseorang pemeluk agama Islam untuk mencari rodho Alloh Swt. Namun apakah Alloh Swt langsung memberikan nilai baik dari kebaikan yang dilakukan seseorang ?

Ternyata Alloh Swt mempunyai standar kualitas tertentu bahwa amalan hamba di nilai sebagai kebaikan.

Baik kalau begitu saya tampilkan firman Alloh Swt mengenai hal tersebut.

Pada Al-Qur'an surah Al-Baqoroh (2): 177  
Bukanlah "al-birro" itu dengan menghadapkan wajahmu (sholat) ke arah timur dan barat , akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

Kebaikan menurut penilaian Alloh Swt tdk melihat dulu apa yang nampak di permukaan, nampak pada gerakan hamba sekalipun jelas2 gerakan ibadah , sholat, zakat, sodakoh, kurban, haji dll.
Tapi melihat dasar niat dalam hati.

Jadi iman dalam hati lebih dulu baru berbuat kebajikan maka amal itu dinilai baik dan diberi aj'ron/pahala di sisi Alloh Swt kelak.

Minggu, 01 Oktober 2017

Kerja Unik

Kenapa dan bagaimana?
Kalau kata "kerja" sudah ma'lum, yaitu melakukan sesuatu dengan mewngharapkan hasil yang diharapkan. Sedangkan unik menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) artinya tersendiri dalam bentuk atau jenisnya; lain daripada yang lain; tidak ada persamaan dengan yang lain.
Kerja yang dimaksud penulis di blog ini seolah main-main pencet keyboard laptop, tenyata mempromosikan program. Era informasi brow. ......... :) Informasi bisa dijual belikan. Menjual informasi menjadi trend tersendiri dan merupakan pekerjaan yang menantang karena perlu up grade soft skill.
Baca lanjutannya yuk .....

Sabtu, 23 September 2017

Memilih Iklan

Periklanan sering dianggap sebagai teknik komunikasi pemasaran yang paling efektif untuk menyampaikan pesan perusahaan kepada konsumennya
Hal itu karena periklanan relatif mampu mencapai geografis yang luas , segmen pasar yang beragam, pilihan media yang bervariasi, dan frekwensi kegiatan yang berulang ulang .
Semua itu dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat, namun untuk sampai pada tingkat periklanan yang efektif, diperlukan beberapa pertimbangan di antaranya pemilihan media periklanan.
Memilih media iklan memerlukan pengetahuan tentang kebiasaan media tersebut menjumpai sasaran-sasarannya.
Media iklan radio dan TV misalnya, sekarang ini sudah biasa bervariasi 24 jam setiap hari , koran bisa terbit 7 hari seminggu, atau reklame di jalan raya yang strategis dapat dikontrak dalam jangka waktu tertentu.
Demikian pula leaflet, brosur atau buklet bisa menjumpai audien secara berulang, tetapi bisa juga hanya satu kali saja, tergantung mobilitas keberadaan audien.
Karakteristik produk juga dapat mempengaruhi media yang dipilih.
Produk untuk kebutuhan setiap hari (consumer goods) mungkin lebih tepat menggunakan media radio, TV atau koran yang bersifat massal,
Tetapi Produk yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan industri, organisasi atau konsumen khusus, dapat diiklankan melalui leaflet, brosur atau buklet.
Pertimbangan lain yang mempengaruhi media iklan adalah keluasan geografis pasar , distribusi produk dan struktur persaingan. Jika produk dipasarkan dengan jangkauan daerah yang luas dan menyebar secara merata akan lebih baik dan efektif menggunakan media radio, TV atau Koran dengan jangkauan lokal, wilayah atau nasional.
Sebaliknya, jika distribusi produk terbatas atau bahkan hanya berada pada suatu tempat terten tusaja, maka pemakaian media berupa leaflet, brosur, atau buklet akan jauh lebih efektif diterapkan.
Struktur persaingan juga perlu diperhatikan manajemen. Produk dan distribusinya eksklusif dapat membentuk system persaingan yang monopolis. Karena itu penggunaan leaflet, brosur atau buklet sebagai media iklan sudah cukup memadai.
Tetapi jika produknya berada pada pasar persaingan sempurna, kemungkinan penggunaan radio TV, atau koran layak mendapat perhatian yang utama. Sedang terkait dengan pesan yang ingin disampaikan kepada audien, maka informasi yang disebarkan menggunakan radio, TV atau koran umumnya jarang bisa disampaikan secara rinci, karena dibatasi durasi waktu dan tempat yang tertsedia.
Jangka waktu pesan tersebut mungkin hanya bertahan dalam wujud formal yang mungkin juga relatif terbatas. Hal ini bertolak belakang dengan penggunaan leaflet, brosur atau buklet yang isi pesannya bisa didesain secara lebih rinci, informatife dan dengan ukuran tempat yang lebih fleksibel. Media ini juga bisa bertahan relative lama, karena berkas fisiknya bisa disimpan atau didokumentasikan oleh audien.
Terakhir, berkaitan dengan periklanan, dana yang dialokasikan untuk melakukan kegiatan periklanan juga terbatas. Padahal jumlah dana yang tersedia akan sangat berpengaruh terhadap pilihan bentuk media yang digunakan dan frekuensi penayangan atau penyampaian pesan iklan.

Abari SE MSi, Staf Pengajar Pascasarjana Ekonomi UII
Yogyakarta, Indonesia

Senin, 11 September 2017

Bimbel Duainvesta, apa ya

Bimbel Duainvesta, apaan sih.
Kok pakai kata-kata investasi, jangan-jangan investasi bodong alias abal-abal...?
ya ngga apa namanya orang tanya karena belum tau.
Duainvesta, terdiri dari kata dua dan investa. Kalau dua sudah jelas sedang kata investa dari kata investasi. Arti kata investasi secara umum adalah menaruh nilai harga tertentu kepada system usaha dengan harapan dapat mengambil nilai lebih pada masa berikutnya. Baca selanjutnya

Kamis, 31 Agustus 2017

Senin, 21 Agustus 2017

Menerima Rejeki Khalal di Era Global

Rejeki, secara umum diartikan harta benda pemberian dari Alloh Swt sebagai pendukung hajat hidup manusia.
Secara arti luas pemberian dari Alloh Swt selain rejeki adalah akhlaq.
 bersambung.............

Jumat, 11 Agustus 2017

Tadabur-22 : Metode Kajian Islam Rosulullohi Saw

Menanggapi koment di Group WA "Untuk dapat memahami maksud alQuran dan Hadits itu tidak mudah. Kita harus nebgetahui usul fiqih, ilmu balaghoh daaaan sebagainya. Oleh sebab itu, kita perlu penjelasan tentang hal ikhwal ulama mengenai ayat2 yang ada. Nggak bisa kita belajar langsung to the point.
Resiko seseorang memiliki banyak ilmu ya itu harus mengamalkannya." 

Betul sekali Bpk.Belajar merupakan kebutuhan setiap muslim. Ibarat makanan dengan berbagai jenisnya, maka ilmu juga berbagai tingkatan. Tiap diri muslim belajar adalah hak dan juga kewajiban karena hal demikian diperintahkan dalam agama.
Belajar ilmu agama selagi mengikuti kaidah dan syariat sebenarnya mudah, Alloh Swt Yang Maha Menunjukkan.

Namun manusialah yang mempersulit diri sendiri.

Afwan,
Wallohu' musta'an

Saudara2ku pembaca yang budiman.
Agama Islam yang Alloh Swt turunkan kepada hamba di seluruh alam melalui manusia pilihanNya sudah tersusun rapi di dalam Kitabillah dan Sunah (tuntunan) Rosul.
Semuanya merupakan PR untuk kita pelajari. Karena itulah bagi hamba yang berharap ridho dan rohmatNya diwajibkan mengkaji. "Tolabul 'ilmi farodhotun 'ala kul-li muslim....alhadits Hadits Riwayat Ibnu Madjah.
Di sisi lain Alloh Swt mengingatkan manusia beriman untuk masuk ke dalam Islam secara kaffah (totalitas). "Ya ay-yuhalladzina amanud-khulu fis-silmi kaffah wa laa tatabi'u khutuwatis-syaiton innahu lakum 'aduwun mubin" QS.Albaqoroh (2):208.
Hai orang-orang yang beriman masuklah kalian ke dalam Islam secara kaffah (total) dan jangan kau ikuti langkah2 syetan, sesungguhnya dia musuh bagimu yang jelas.

Kembali kepada tema posting kali ini, Metode Kajian Islam (cara) Rosulullohi Saw. Cara belajar mengkaji inilah yang dapat melahirkan berbagai macam pendapat, furu', madzhab, firqoh dll.
Ada baiknya saya nuqil sabda Rosulullohi Saw dalam hadits Abu Dawud juz 3 no.hadits 3659.

تَسْمَعُونَ  وَ يُسْمَعُ مِنْكُمْ  وَ يُسْمَعُ مِمَّنْ سَمِعَ مِنْكُمْ 
 
،Kalian mendengarkan dan didengar dari kalian dan didengarkan dari orang yang mendengar dari kalian.

Sabda Rosulullohi Saw dalam Kitabul 'ilmi tersebut secara singkat skemanya adalah estafet ilmu dari nabi dengan tasma'un = pendengaran.
Satu matan hadits yang tergolong pendek namun uraiannya menjadi panjang setelah dikorelasi dengan hadits dan ayat lainnya.

تَسْمَعُونَ = kalian mendengarkan
Adalah sohabat yang langsung mendengar dari Rosul. Istilahnya org dalam wilayah R-1 (ring satu)

وَ يُسْمَعُ مِنْكُمْ = dan didengar dari kalian 
Kelompok ini tidak langsung mendengar dari Rosul tapi dari sohabat. Ini dikenal denga generasi tabi'in yaitu orang iman yang tidak menjumpai Rosul. Mereka berada pada R-2(ring dua)

 وَ يُسْمَعُ مِمَّنْ سَمِعَ مِنْكُمْ = dan didengar dari orang yang mendengar kpd kalian
Kelompok yang tidak menjumpai sohabat namun menjumpai tabi'in disebut generasi tabi'ittabi'in (mengikuti tabi'in).
Mereka berada pada R-3.(ring tiga)

Lalu bagaimana kita yang hidup lebih 1400 tahun semenjak Rosulullohi Saw wafat ?
Tugas kita adalah seperti SAR Search and Rescue....... :)
kok seperti mencari orang untuk dievakuasi.

Meskipun Rosulullohi Saw wafat namun ilmu Islam terus menyebar dengan cara yang sudah dijelaskan di atas.
Nah, kita tidak perlu pusing tujuh keliling, sebagai media pembelajaran ambil saja Kitab Hadits Abu Dawud yang mana salah satu isinya sudah dipaparkan di atas.

Abu Dawud yang wafat tahun 275 Hijriyah dalam setiap menuliskan satu hadits sudah disertai guru mengajinya. Gurunya itu juga mendengarkan dari guru sebelumnya. Terus urutan guru berguru ke atas hingga ketemu tabi'in ketemu sohabat dan sampailah kepada Rosulullohi Saw.
 
Inilah salah satu kaidah dalam mencari ilmu agama bagi umat Islam. Apa yang telah nabi ajarkan kepada sohabat, kemudian sohabat tersebut menyampaikan kepada orang lain demikian seterusnya. Itu sudah cukup.

Kemudian bagaimana dengan ilmu pendukung kajian Islam seperti ilmu alat nahwu shorof, balaghoh, fiqih dan lain sebagainya.
Ibarat makanan dengan berbagai jenisnya, maka ilmu pengetahuan juga terdapat berbagai bidang dan tingkatannya.
Namanya ilmu alat sepatutnya dimiliki untuk menjaga kemurnian ilmu yang didapat dari  

Selasa, 01 Agustus 2017

Tadabur-21 : Anda Ingin Mengintip Alam Kubur, Ini Hasilnya

Dan apabila mayit itu kafir atau munafiq maka dikatakan kepadanya "ma kunta taqulu fii hadza rojul? apa yang kau katakan tentang lelaki ini ?" mayit itu berkata <aku tidak tahu, aku berkata seperti apa yang dikatakan manusia>
Dikatakan kepada mayit "engkau tidak tahu, engkau tidak membaca"Kemudian dipukullah mayit tersebut satu pukulan diantara dua telinga sehingga menjerit keras. Suara lengkingan mayat dalam kubur terdengar oleh makhluk di sekitarnya selain jin dan manusia.
Baca kelanjutannya.........

Jumat, 21 Juli 2017

Info Rejeki

Aktivitas hamba mu'min selain urusan ibadah tentunya juga hal-hal lain yang dapat mendukung kelancaran ibadah itu sendiri.
Tugas utama hamba di hadapan Alloh Swt adalah beribadah atau menyembah kepadaNya, terpatri pada Surah Adzariyat (51);56
    
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ (56)
wa ma cholaq-tul jinna wal insa il-la liya'buduni

Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah kepadaKu (Alloh)

Selasa, 11 Juli 2017

Tadabur-21 : Bahaya Muflis

Umat Islam yang bersemangat beramal dengan mengerahkan kemampuan yang dimiliki. Waktu dan tenaga bahkan harta benda yang dicintai dikerahkan untuk beribadah. Menegakkankan sholat, membayar zakat, menjalani pausa baik yang wajib maupun sunah.

Namun orang tersebut segala amal kebaikan dirampas oleh orang lain di pengadilan akhirat. Karena tdk punya lagi amal kebaikan maka dilempar ke dalam nerakan.
Ternyata ini penyebabnya.

Kamis, 06 Juli 2017

Tadabur-20 : Puasa Sunah Syawal, Adakah Dalilnya ?

Saudara2 yang selesai menamatkan puasa fardhu di bulan Syawal kemarin kemudian disusul dengan aktivitas berlebaran barangkali ada yang mudik ke kampung halaman untuk bersilatirohim. Ada juga yang tetap tinggal di rumah menikmati suasana berhari raya dengan tetangga. Ya maklumlah karena beda daerah boleh jadi beda juga tradisi budayanya. Tapi kan yang jelas pemerintah sudah memberi hari libur nasional sampai 2 (hari), beberapa kalangan dinas bahkan memberi kebijakan cuti bersama beberapa hari sebelum dan sesudah hari-H 1 Syawal kemarin.

Baca selanjutnya

Rabu, 21 Juni 2017

Tadabur-19 : Kemana Manusia Akan Kembali ?

Kemana Manusia Akan Kembali ?
Pertanyaan yang tentunya untuk menjawab, masih memerlukan beberapa penjelasan.
Orang Jawa mengistilahkan sangkan paraning dumadi= asal-usul kejadian.

Kalau secara kebendaan semua manusia berasal dari dalam kandungan seorang ibu. Tak terkecuali.
Tiada seorangpun di dunia ini yang tidak lahir dari rahim seorang ibu. Nabi Adam lah yang langsung Alloh Ta'ala ciptakan dengan tanganNya. Sedang Nabi Isa meskipun tanpa ayah karena rohnya langsung Alloh ta'ala tiupkan ke janin, tetap saja lahir dari seorang ibunda Maryam.

Secara jasad asal usul manusia dari bayi. Untuk menjawab pertanyaan di atas yang dimaksud setelah manusia meninggal(kan) dunia, maka hakikatnya mestinya kembali ke surga.
Sebagaimana sejarah asal usul manusia yang telah dicetak oleh Alloh Ta'ala dalam AlQuran Surah Al-baqoroh (2) ayat 35 "Dan berkata Kami (Alloh) wahai Adam bertempatlah kalian dan istrimu (Khawa) di surga. Makanlah dari surga sekendak dirimu dan jangan kalian mendekat pohon ini (jika kalian melanggar) maka kalian jadi orang dholim"

Di alam surga Alloh ta'ala memerintahkan kepada semua malaikat termasuk iblish untuk sujud (hormat) kepada Nabi Adam. Semua malaikat sujud kecuali iblish. 

 

Jumat, 16 Juni 2017

Dicari Agama Mukhlish

Agama yang diterima oleh Alloh adalah agama Islam.
Hal demikian tentunya rekan-rekan sudah maklum kan.
Dalam Surah Ali Imron (3): 19 nyata disebutkan
إِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللَّهِ الْاِسْلَامُ
Innadiina 'indallohil islam
Sesungguhnya agama yang di sisi Alloh adalah Islam.

Menetapi Islam diawali dengan belajar kemudian apa yang dipelajari diyakini sebagai dasar keyakinan dan diamalkan merupakan cara agar hidup manusia tergolong hamba Alloh Swt yang taat dan bertaqwa.

Namun sudah cukupkan Islam dalam arti secara umum yang penting menjalankan rukun Islam yang lima?
Syahadat, sholat, zakat, puasa dan haji bagi yang mampu ?

Dari membaca tilawah selama bulan Romadhon, karena secara cepat minimal satu hari satu juz, sehingga melewati banyak ayat-ayat dengan pengertian yang saling terbubung satu sama lainnya.
Ketika sampai pada Surah Az-Zumar (39):2 kandungan maknanya ternyata berhubungan dengan Surah Ali Imron ayat 19 di atas. "Sesungguhnya Kami Alloh menurunkan kepada mu (Muhammad) kitab dengan haq , maka beribadahlah kepada Alloh dengan memurnikan agamanya Alloh. Ayat 3 : ingatlah bagi Alloh lah agama yang murni.........a-ayat

Yak,
Dari dua ayat di atas dapat diambil garis titik temu bahwa, agama yang diterima di sisi Alloh adalah agama Islam dengan peribadatan yang murni (mukhlis).

Penjelasan dua ayat tersebut makin diperkuat dengan sabda Rosulullohi Saw dalam hadits Nasai dari Abi Umamah Sesungguhnya Alloh tidak menerima dari suatu amalan kecuali amal itu murni dan dicari wajah Alloh (niyat karena Alloh).

Makin tegas dan jelas, bahwa agama Islam yang diterima oleh Alloh Swt yang kelak diberi imbalan pahala di akhirat yaitu agam Islam yang murni, bentuk peribadatannya juga murni niyatnya.

Gambaran murni, asli, sepertinya mirip dengan air yang masih murni di pegunungan. Belum tercemar oleh kotoran atau polusi yang disebabkan ulah manusia.

Demikian pula , berarti kalau mencari agama Islam dengan bentuk peribadatan yang murni harus mencari sumber yang masih asli tidak dicampuri perbuatan manusia yang kotor oleh hawa nafsu.






Kamis, 11 Mei 2017

Bedah Kitab Gaya Angkringan

Bedah Kitab tentu bukan artinya kitab dibongkar dengan bantuan pisau atau gergaji. Namun menelusuri makna yang terkandung di dalamnya agar dapat memahami isinya.

Angkringan, ini apa ya?
Semacam tempat orang menjajakan makanan dengan kemasan yang sangat sederhana. Mudah dijumpai di kala sore hingga malam di pinggir-pinggir jalan seputar Magelang- Jogjakarta.
Biasanya menggunakan gerobak dorong dan dipasangi tenda peneduh.
Makanan yang dijajakan relatif murah. Bahkan yang dikenal dengan nasi kucing cukup dengan Rp.2.000,- sudah dapat makan. ha .....ha..
Dapat dibayangkan, dari namanya saja seolah sebesar makanan yang diberikan kepada sekor kucing. Jajanan lainnya gorengan bakwan, tahu susur, terkadang ada ayam bagian kepala, kaki, usus. Tapi cukuplah menjadi sarana mengenyangkan perut dengan kondisi isi dompet yang sedang kempes, menipis.

Itulah, angkringan.
Lalu apa hubungannya dengan bedah kitab ? kenapa gaya angkringan.☺
Karena bedah kitab yang merupakan teknik kajian mendalami pedoman agama Islam dapat dibikin model angkringan. Bedah kitab yang saya maksud yaitu menggunakan system artamita dengan Metode Ektubu.

Ada beberapa point aspek kesamaan antara keduanya.
  •  To the point. Hidangan makanan di angkringan sudah tersedia tinggal pilih. Tidak perlu prosedur order. Kecuali minuman special sesuai pesanan dan panas, maka dilayani. Bedah kitab metode Ektubu juga to the point untuk langsung open book Kitab Alquran dan Hadits2 shohih, dengan materi dasar2 pemahaman ibadah harian. Langsung dicerna dipahami tidak harus dengan prosedur penguasaan ilmu alat, nahwu shorof yang bertele-tele hingga puluhan tahun.
  • Praktis.Langsung ambil sendiri makanan yang telah disajikan. Untuk bedah kitab system artamita, peserta kajian langsung mempraktekkan sendiri mengartikan kata demi kata bahasa Arab dari Quran maupun Hadits dengan bimbingan langsung. 
  • Hemat. Sesuai keadaan kantong, sudah dapat mencukupi kebutuhan perut. Kajian system artamita dengan mengeluarkan biaya cukup 5 ribuan sudah dapat merasakan hikmah kajian yang mendalam.
  • Akrab. Antara penjual makanan angkringan dan pelanggan begitu dekat, dapat langsung ngobrol tanpa protokoler. Kajian system artamita mendekatakan antara peserta kajian dengan pendamping tanpa perantara. Sehingga terwujud suasana akrab, jika ada kesulitan dari kajian atau permasalahan apapun sehubungan dengan proses kajian langsung dapat dikonsultasikan. Membuat suasana hangat penuh gairah dan semangat.



Selasa, 02 Mei 2017

URGENT-4 : Pemimpin Sesatkan Pengikut

Pemimpin, adakah yang menyesatkan pengikutnya ?
Coba saya buka terjemahan dalam QS.Ghofir/Mu'min (40)

47. Dan (ingatlah), ketika mereka saling menghujat dalam neraka, maka orang-orang yang lemah (pengikut) berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri (yg diikuti di dunia): "Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?"

 48. Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: "Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan.......

Baca selengkapnya ......di sini

Jumat, 21 April 2017

Tadabur-18 : Pendengaran Barokah

Telinga, organ tubuh yang vital. Dengannya manusia dapat berkomunikasi dengan sekelilingnya.
Akibat telinga tidak berfungsi sejak bayi, maka perkembangan psykis menjadi terganggu. Jika terkena gangguan pendengaran setelah dewasa maka dapat dibantu dengan alat pendengaran. Biasanya diperoleh atas hasil konsultasi dengan dunia medis.

Namun jika gangguan itu merupakan bawaan sejak lahir, orang yang tidak dapat mendengar maka cenderung menjadi bisu. Karena tidak ada objek suara yang dapat ditirukan saatnya latihan bicara.

Sungguh anugerah yang besar bagi kita yang diberi alat pendengaran yang berfungsi sempurna.

Sebagai orang beriman yang senantiasa diajari tentang bersyukur, lafadz syukur Alhamdulillahi rob-bil 'alamin adalah modal bersyukur yang sangat murah.
Jika disyukuri maka oleh Alloh Swt akan ditambah nikmatnya. Namun jika kufur, mengingkari nikmatNya maka ancaman Alloh Swt berupa siksaan yang sangat menyakitkan , hikmah QS Ibrohim ;7.

Cara bersyukur selain dengan mengucapkan secara lahiriyah dan disertai batin, maka langkah bijaksana jika diikuti dengan peningkatan amal dan ibadah yang semakin meningkat.



Selasa, 11 April 2017

URGENT-3 : Amal Tanpa Wadah

Seseorang beribadah mengamalkan perintah Alloh SWT punya harapan amalannya itu menjadi andalan ketika menghadapi hisaban di akhirat.

Jumat, 31 Maret 2017

Tadabur-17 : Penjara Pikiran

Pikiran kok dipenjara.....
Kan abstrak bukan wujud kebendaan. Tentu berbeda bila mempenjarakan pencuri, koruptor, penjahat dll

Orang yang dipenjara pikirannya menjadi tidak dapat berpikir bebas sesuai hati nurani. Penyebabnya boleh jadi faktor lingkungan atau merasa sudah nyaman dalam kondisi sebelumnya (status quo).

Di dalam Kitab Al-Quran penjara pikiran dilukiskan pada Surah Almaidah (5); 103. Allah sekali-kali tidak pernah mensyari'atkan adanya bahiirah[a], saaibah[b], washiilah[c] dan haam[d]. Akan tetapi orang-orang kafir membuat kedustaan terhadap Allah, dan kebanyakan mereka tidak menggunakan akalnya.

104 Apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul." Mereka menjawab: "Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya." Dan apakah mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?.

Orang musrik pada jaman dulu menjadikan a).Bahiroh ialah unta betina yang telah beranak lima kali dan anak kelima itu jantan, lalu unta betina itu dibelah telinganya, dilepaskan, tidak boleh ditunggangi lagi dan tidak boleh diambil air susunya.
b). Shaibah ialah unta betina yang dibiarkan pergi kemana saja lantaran sesuatu nazar. Seperti, jika seorang Arab Jahiliyah akan melakukan sesuatu atau perjalanan yang berat, maka ia biasa bernazar akan menjadikan untanya saaibah bila maksud atau perjalanannya berhasil dengan selamat.
c).Washilah ialah unta betina yang telah beranak lima kali dan anak kelima itu jantan, lalu unta betina itu dibelah telinganya, dilepaskan, tidak boleh ditunggangi lagi dan tidak boleh diambil air susunya.
d).Haam: unta jantan yang tidak boleh diganggu gugat lagi, karena telah dapat membuntingkan unta betina sepuluh kali. 

Perlakuan terhadap bahiirah, saaibah, washiilah dan haam ini adalah kepercayaan Arab Jahiliyah. 


Saudara-saudaraku, apa yang Alloh Swt lukiskan ayat di atas merupakan suatu fenomena yang terjadi pada masa-di utusnya Rosulullohi SAW.
Dimana orang musrik mencampuradukkan peribadatan kepada Alloh Swt dengan tradisi budaya yang diterima secara turun-berturun.

Alloh Swt tidak memerintahkan tetapi mereka mengada-ada di dalam peribadatan. 
Kebanyakan mereka tidak menggunakan akal pikirannya. Artinya jika menggunakan akal pikiran tentunya mendengarkan perintah Alloh sebelum mengamalkan.

Ketika diseru untuk kembali kepada Alloh dan Rosulnya dengan cara belajar mengkaji quran dan Hadits mereka enggan. Karena sudah merasa cukup dengan apa yang telah didapatkan secara keturunan dari kakek nenek mereka.

Pikiran mereka terpenjara, tidak atau belum mampu keluar dari pola pikir lama. Susah sekali menerima ajaran Alloh Swt di dalam Kitab Quran dan tuntunan utusan Alloh di dalam kitab hadits.

Pengajian Quran dan Hadits yang dibacakan kemudian diartikan dijelaskan hingga paham justru dianggapnya ajaran baru, karena mbah-mbah mereka tidak mengajarkan seperti itu.

Atau berpikir bahwa mempelajari kandungan makna Quran Hadits itu sangat sulit denganbberbagai alasan yang sulit diurai.
 
Padahal jika bersungguh-sungguh ingin kembali ke jalan Alloh Swt, Alloh menjanjikan kemudahan.
QS.As-Sarh (94);5-6 Maka sesungguhnya beserta kesulitan (ada) kemudahan- Sesunggunya beserta kesulitan ada kemudahan.
Terlebih belajar agama Islam, Alloh maha adil, maha murah tidak akan membuat agama menjadi sulit.
Alloh maha tahu seberapa kemampuan hambanya dalam menerima aturan agama. Setiap orang yang punya keinginan Alloh menjamin dapat menemukan jalan kebenaran. Tentunya dengan mengikuti tuntunan yang sudah ditunjukkan oleh Nabi Muhammad Saw.

Mari buka pikiran, buka hati. Ikuti kajian yang telah tersedia dengan menunjukkan bukti-bukti dalil yang sudah jelas dan nyata ada dalam Quran dan Hadits.

Semoga Alloh Swt senantiasa menunjukkan kepada hambanya yang bersungguh-sungguh.
Allohumma aamiin.
  

Selasa, 21 Maret 2017

Tadabur-16 : Sedia Payung Pasti Hujan

Sedia payung sebelum hujan.

Ungkapan bahwa persiapan segala sesuatu untuk mengantisipasi perkara yang mungkin terjadi, sehingga tidak tertimpa hal yang tidak diinginkan. Membawa payung bukan berarti agar tidak terjadi hujan, namun meminimalkan resiko basah kuyup jika sekujur badan tersiram air hujan. Karena orang hanya bisa melakukan perlindungan diri tidak dapat memanajement faktor luar dirinya, menghalangi terjadinya hujan.

Sedia payung sebelum hujan menandakan orang yang cerdas.
Tapi jika jelas di depan sana sudah terjadi hujan tetap saja nekat itu dalam terminologi Alqur'an disebut dzolim atau aniaya.

Hujan vs Kematian.

Lebih takut mana antar menghadapi hujan dan menunggu kematian.
Kawatir terkena hujan di perjalanan maka persiapan dengan membawa payung, jika dengan sepeda motor tentu dengan mantol, jas hujan.
Jika terpaksa lupa resikonya kena basah atau bersabar berteduh di tepi jalan, syukur-syukur tepat menjumpai angkringan. Di satu sisi menghindari resiko boleh jadi malah dapat menikmat hidangan. Resiko kebasahan jika tdk membawa alat perlindungan ada banyak cara.

Sedangkan menghadapi kematian tidak ada jalan lain, karena merupakan akhirnya kehidupan dan harus pindah ke etape kehidupan yang pasti dihadapi manusia.
Kematian dan kehujanan sama-sama faktor eksternal dari manusia. 

Lalu apa persiapan menghadapi kematian ?

Menghadapi kematian yang pasti datang tanpa persiapan yang cukup berarti nekat , dzolim, menganiaya diri sendiri.
Sebagai langkah cerdas (al-akyas) menurut Rosulullohi SAW adalah segera mengoreksi diri sendiri dan beramal untuk sesudah kematian.
Sebaliknya mengikuti angan-angan sendiri tidak mengindahkan seruan Alloh dan Rosul namun berharap Alloh mengampuni dosa-dosanya, kemudian di akhirat ditempatkan di surga, namun tanpa mengusahakan jalan yg mengarah kepada tujuannya, Rosulullohi SAW menyebut itulah orang al-'ajizu (jahiliyah).

Menjalani Cara Cerdas Menurut Rosulullohi SAW 

Manfaat Hadir ke Majelis Ta'lim
   



Sabtu, 11 Maret 2017

URGENT-2 : Islam Murni Sulit Ditemukan

Saudara-saudaraku, Islam yang masih murni sangat sulit ditemukan, itulah alasan ke-2 mengapa mengkaji Islam menjadi sangat penting dan mendesak.
Terkait dengan posting yang lalu bahwa umur manusia sangat rahasia, artinya dalam waktu yang sangat terbatas ini bagaimana upaya kita menemukan ajaran Islam yang ikhlas(murni) sebagai persembahan kepada Alloh SWT.

Baca Selengkapnya ..............di sini

Rabu, 01 Maret 2017

Tadabur-15 : Sindiran Halus

Rosululloh Saw ternyata menyampaikan nasihat kepada para sohabat dengan gaya bahasa yang indah.
Masih ingat LPM no.8 ?

Menghindarkan Penyesalan Terbesar Hari Kiyamat 

Penyesalan yang paling berat di hari kiyamat adalah orang yang memungkinkan padanya mencari ilmu menuntut ilmu Quran dan Hadits di dunia namun dia tidak melaksanakannya.
Bagian kata yang memungkinkan kepadanya. Kalimat itu mengandung pengertian bahwa dialah di antara orang-orang yang menyesal yang penyesalannay paling berat.

Bahasa "yang memungkinkan" seolah hanya jika memungkinkan atau sempat saja.
JIka tidak memungkinkan sehingga dia tidak sempat mengkaji ilmu agama seolah dimaklumi.

Teman, kata tersebut menyimpan sindiran halus. Apakah kesempatan hidupnya tidak dipakai untuk mengisi ruang dalam hati dengan nilai ketaqwaan ?
Apakah seorang karena kesibukan urusan duniawi sampai lalai tidak mengindahkan firman Sang Pencipta? 

Padahal jika dikembalikan kepada penciptaan makhluk bernama jin dan manusia semata hanyalah untuk menyembah kepadanya. Quran Surah Adzariyat (51);56 sudah menjelaskan yang demikian. Tidaklah Kami ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaKU.

Kalau untuk jin tidak tahu ya bagaimana peribadatannya. Kan mereka makhluk ghoib, tidak kelihatan.

Semoga kita tidak termasuk orang lalai.
Sebaliknya berharap digolongkan umat yang beruntung, cinta Alloh dan dicintai oleh Alloh Swt. aamiin.
  

Selasa, 21 Februari 2017

URGENT-1 : Misteri Umur Manusia

Asalamualaikum,
Alkhamdulillah jumpa lagi dengan blog baru. Tapi masih sub domain dengan Artamita.
Dirasa perlu untuk bikin lagi biar tidak numpuk dengan materi lain.

Yuk saudara-saudaraku mari kita memohon kepada Alloh Swt agar digolongkan orang yang sadar. Orang yang menghargai waktu.
Permainan telah dimulai.
Waktu mundur telah runing.
Jangan tunggu nanti,
sekarang juga kita ambil Kitab suci Al-Quran. Pencarian route jalan selamat pulang ke sisi AllohSwt urgent.
Mendesak,
Terus stay tune di sini, semoga Alloh Swt memberi tahu via media sosial di sini.
Aamin.

Rahasia Umur Manusia......Baca selengkapnya 

Selamat beraktivitas semoga senantiasa sehat wal afiat, sukses barokah.
Aamin

Wasalam

ttd
hari wuryanto
WA 08562588127

Sabtu, 11 Februari 2017

Tadabur-14 : Setengah Islam










Klik image di atas untuk memperjelas

Ya ay-yuhal-ladziina amanu udchuluu fiis silmi kaf-fah wa laa tat-tabi'u chutuwatis-syaiton in-nahu lakum 'aduw-wun mubin.

Hai orang-orang yang beriman masukkah kalian ke dalam Islam secara totalitas dan jangan kau ikuti langkah-langkah syetan sesungguhnya bagi kalian musuh yang jelas.

Orang mengaku beriman dipanggil melalui Surat Al-Baqoroh.
Yang tidak merasa beriman berarti tidak terkena seruan itu.

Kenapa orang yang sudah beriman masih diperintah untuk masuk ke dalam Islam secara kaffah?
Pengertian pertama orang iman. Orang yang di dalam hatinya tertanam rasa percaya yang sangat kuat dan yakin adanya Alloh, Malaikat, Kitab, Rosul, Hari akhir dan Qodar. Nah percaya itu kan adanya di dalam hati. Pekerjaan hati yang orang lain tidak dapat melihat.
Diperintah masuk Islam maksudnya supaya mengerjakan syari'at yaitu menjalankan ibadah dengan mengerjakan amalan yang diperintah dan menjauhi yang dilarang. Jadi dengan terlihat melakukan peribadatan atas apa yang diperintahkan Alloh Swt barulah akan terlihat dia orang Islam.

Kenapa Setengah Islam
Dalam ayat di atas orang iman diperintah untuk masuk islam secara kaffah. Agar tidak setengah-setengah.
Islam merupakan agama yang mana dapat hidup dengan ilmu. Sebagaimana hadits " Al-ilmu khayatul Islam wa 'imadul iman"  ilmu itu penentu hidupnya islam dan tiyang keimanan.

Ilmu di dalam Islam kini sudah terdeskripsi di dalam Kitabilah dan Sunah (hadits). Kandungan ilmu dalam Quran dan Hadits ada perintah, larangan, kisah yang diambil hikmahnya. Agar masuk dalam Islam dengan kaffah ya berarti totalitas. Ibarat disuruh masuk kolam ya benar masuk hingga tenggelam seluruhnya sehingga dapat mengetahui semia isi di dasar kolam. Untuk menjadi muslim yang kaffah memerlukan tekat yang sungguh-sungguh diniyati menjalankan perintahNya. Mulai dari mengkaji ilmu agama Islam juga ada petunjuknya. Cara mengkaji ini akan menentukan hasil seperti apa Islam yang dihasilkan. 

Saya ingat pepatah dari orang tua yang memang wong Jawa, Golek Banyu Pikulan Warih.- Jaman dulu orang mencari air yang banyak dengan cara dipikul, mereka berbekal warih - air dalam jumlah sedikit-seukuran botol aqua. Maksudnya mereka mencari air dalam jumlah besar tapi juga berbekal air minum saat berangkatnya. Mencari ilmu Islam itu juga ada ilmunya. Ketentuan tentang cara mengkaji sudah dicontohkan oleh Rosulullohi SAW dalam beberapa hadits. Salah satunya dapat di lihat disini. 
Cara mengaji sangat penting. Jika tidak mengikuti prosedur yang Rosulullohi SAW contohkan kepada para sohabat, maka akibatnya orang akan memiliki setengah islam.

Kemudian perintah agar jangan mengikuti langkah-langkah syetan karena dia adalah musuh yang jelas bagi orang islam. Namanya musuh kalau diikuti tentu akan membawa kepada kebinasaan.
Syetan tidak kelihatan apalagi langkahnya atau telapaknya.
Syetan mengajak manusia mengikuti hawa nafsunya. Setiap jalan menuju kepada kebenaran syetan sudah berjanji untuk menduduki dan menghalanginya.
Setiap jalan menuju hidayah, syetan dapat menjilma dalam diri manusia yang akan menghalanginya. 
Untuk menuju Islam yang kaffah mari nkita mulai dengan cara mengkaji ilmu agama Islam dengan mengikuti sunah (tuntunan) Rosulallohi Saw.   
 
Artikel Relevan :

Tuntunan Cara Mengaji Rosul Bersama Para Sohabat

Menghindari Murka Alloh Karena Sifat Juhala (kebodohan)

Jangan Ikutan Beramal Sebelum Mengaji Ilmunya

Rabu, 01 Februari 2017

Tadabur-13 : Pohon Surga










Klik image di atas untuk memperjelas

'An Abi Ghuroiroh qola qola Rosulullohi SAW ma fiil jannati sajarotun il-la wasaquha min dhahabin

Dari Abi Ghuroiroh berkata, bersabda Rosulullohi SAW tidak ada di dalam surga pohon melainkan rantingnya dari emas.

Dari sabda Rosul tersebut mengandung maksud semua pohon di surga tangkainya terbuat dari emas.
Tiada satupun yang bukan dari emas.
Surga maupun neraka pada masa sekarang kita mengenalnya lewat berita di dalam kitabillah dan hadits dari Rosulallohi SAW. Banyak gambaran yang ditunjukkan dalam agama tentang betapa indahnya surga dan betapa dahsyatnya siksaan neraka.

Semua nikmat terhenti kecuali nikmatnya ahli surga, dan semua kesusahan terputus kecuali susahnya ahli neraka.

Sebagaimana dalil pertama dalam kitab sifatil jannati wa nar, bahwa tugas Rosul adalah memberi kabar gembira dan kabar penakut kepada semua manusia , namun sayangnya sedikit yang mengetahui.

Orang yang beriman insyaalloh makin takut ketika diancam dengan siksaan, dan merasa senang ketika mendapatkan ayat atau cerita yang menggembirakan yang terdapat dalam Quran dan Hadits.
Pohon surga yang rantingnya dari emas sangat indah dan menarik sehingga memberi motivasi dalam semangat mencari ilmu yang lebih dalam lagi, beramal dan beribadah.   



Jumat, 20 Januari 2017

Tadabur-12 : Rantai Jahannam












Klik image di atas untuk memperjelas

'An Abdilah bin Mas'ud qola, qola Rosulullohi SAW yu'ta bi jahannam yauma idzin la ha sab'uuna alfa zimamin , ma'a kul-li zimamin sab'uuna alfa malakin yajur-ru naha.

Dari Abdulloh bin Mas'ud berkata, Rosulullohi SAW bersabda didatangkanlah jahannam pada hari itu, untuk jahannam 70 ribu rantai (dimana) setiap rantai ada 70 ribu malaikat yang menarik rantai tersebut.

Saudara-saudaraku dimana saja yang dapat melihat tayangan ini.
Posting kali ini agak berbeda dan cukup membuat hati merasa takut. Kelak pada hari kiyamat ketika ditampakkan neraka jahannam. Nama jahanam adalah jenis neraka, seperti wail, saqor dll.


Orang yang dimasukkan neraka jahannam dihadapkan dengan algojo ciptaan Alloh sanga sangat perkasa. Cara Alloh menyiksa makhluk yang tidak mengindahkan firmannya, benar2 tidak dapat dibandingi oleh siapapun.

Terdapatlah 70 ribu rantai yang mana masing-masing rantai dibawa oleh 70 ribu malaikat.
Jika dikalikan berarti total malaikat yang mengurusi rantai 490 juta, wallohu a'lam

Relevansi ayat ini terdapat pada QS.Al-Fajr (89); 25-26. " Pada hari itu tiada yang menyiksa seperti siksaan Alloh, dan tiada org yang mengikat sebagaimana ikatannya Alloh".

Cerita tentang neraka termasuk surga adalah urusan ghoib. Yang sekarang belum kelihatan.
Orang yang beriman tentu mempercayai dan meyakini seyakin-yakinnya bahwa hal surga neraka hanya hitungan waktu. Percaya kepada surga neraka adalah bagian dari rukun iman.

Surga-neraka Miniatur.
Surga atau neraka dalam bentuk miniatur sudah dapat dirasakan seketika seorang sudah ditinggalkan dalam liang lahat sendirian. Ketika para pengantar jenazah sudah habis meninggalkan pemakaman, maka pertunjukan hebat segera di mulai. Jika si mayit dapat menjawab pertanyaan dua malaikat dalam kubur dengan mulus maka langsung merasakan sebagian nikmat surga.
Namun jika mayat gagal memberikan jawaban yang benar sesuai petunjuk rosul, maka saat itu juga langsung dibantai malaikat yang tidak dapat dibantu siapapun, na'udhu billah min dzalik. 

Jika sudah demikian maka syafaat yang selalu diharapkan di dunia ternyata harapan kosong , monggo baca di sini 
                                                                          

Rabu, 11 Januari 2017

Tadabur-11 : Makan Bangkai Saudaranya

Klik image di atas utk memperjelas

Ya ay-yu hal-ladziina amanuj'tanibuu katsiiron minadhonni inna ba'dho dzonni itsmun wa laa tajas-sasu wa laa yaghtab ba'dhukum ba'dho ayukhib-bukum akhadukum an ya'kula lakhma achihi maitan fa karihtumuhu, wat-taqulloha innalloha taw-waabur-rokhim.

Hai orang-orang yang beriman jauhilah kebanyakan dari persangkaan (buruk) sesungguhnya sebagian persangkaan (su'udzon) adalah dosa. Dan janganlah kalian meneliti (mengorek kesalahan) dan jangan kalian menggunjing sebaian kepada sebagian lainnya. Apakah salah satu kalian senang juka memakan daging saudaranya yang menjadi bangkai maka kalian benci melakukannya. Dan taqwallah kepada Alloh sesungguhnya Alloh maha menerima taubat dan maha penyayang.

Orang beriman dilarang berburuk sangka karena buruk sangka itu arahnya dosa. Akibat yang ditimbulkannya makin memperluas keburukan. Alloh juga berfirman dalam hadits qudsi " sesungguhnya Aku tergantung kepada persangkaan hambaku kepadaKu". Ini sangat nyata. Makanya doa yang disertai buruk sangka akan kecil kemungkinan terkabul. Yang doa saja tidak yakin bagaimana Alloh akan mengabulkan.

Jangan kalian mengoreksi, meniti-niti keburukan orang. Dan jangan ghibah menggunjing bahasa gaulnya ngerumpi. Orang yang hobby menggunjing keburukan orang akan dikenal di masyarakat sebagai pribadi yang buruk. Digambarkan orang yang memakan bangkai saudaranya sendiri. Karena kelakuan tersebut sangatlah buruk. Orang yang senangnya menggunjing dan selalu memberitakan keburukan orang lain biasanya untuk menutupi kekurangan sendiri.

Orang yang taqwa selalu berpikir akibat dari suatu tindakan. Banyak hal yang lebih manfaat untuk dikerjakan daripada perbuatan yang tidak ada manfaatnya bahkan madhorot, membahayakan diri sendiri.

Minggu, 01 Januari 2017

Tadabur-10 : Terpengaruh Orang Dholim










Silahkan klik image di atas utk memperjelas

Wa laa tarkanuu ilalladziina dholamu fatamas-sakumun-naru wa ma lakum min dunihi auliya tsumma laa tunshoruun.

Dan jangan engkau condong kepada orang-orang yang dholim maka neraka menimpamu dan tiada bagi kamu kekasih selain Alloh kemudian kalian tidak ditolong.

Saudara2ku ayat di atas mengingatkan kita untuk berhati-hati dalam hal pergaulan kepada sesama.
Wa laa tarkanu maksudnya wa laa tamil quluubukum bil makhab-bah = jangan kau condong hatimu dengan rasa kasih sayang.
Alloh Swt maha tahu keadaan hati hambanya. Tidak sedikit orang iman yang akhirnya terpengaruh kepada orang dholim. Orang dholim itu orang yang menganiaya diri sendiri. Kondisinya sudah tau tetapi nekat.

Nah orang yang demikian dalam hatinya sudah ada rasa berani melanggar tuh.
Jika didekati bisa mempengaruhi. Jika sampai terpengaruh maka menjadi golongannya orang dholim juga. Sehingga terkena adzab api neraka, yang sangat perih tidak terperikan. Jika sudah demikian tak ada yang dapat menolong selain Alloh Swt.