Sabtu, 30 Mei 2015

Mengabulkan Panggilan Alloh SWT

Kitab Suci al-Quran adalah himpunan "nawolo" (Jawa:surat) dari tuhan yang diturunkan kepada hamba yang telah diciptakan di dunia. Perwakilan hamba yang dijadikannnya utusan untuk menerima surat2 tersebut ialah Muhammad bin Abdilah dari suku Quraisy , Makah.
Malaikat Jibril diutus turun ke bumi menjumpai Nabi Muhammad SAW untuk menyampaikan seluruh surat yang telah dikonsep Alloh SWT, hingga mengabiskan waktu 23 tahun. Jumlah seluruh surah hingga sekarang 114 surah dari judul /nama surah al- Fatikhah hingga An-Nas.
Isi kandungan al-Quran diantaranya adalah seruan kepada manusia seluruh alam jagad raya ini agar ingat dan menyembah kepada Sang Pencipta yang tidak lain Alloh SWT.
Bagian ayat lain yang tidak kalah pentingnya adalah tentang adanya planning Alloh SWT mengenai hari kiyamat, yang sekarang masih ramai dibicarakan.
Segolongan hamba Alloh SWT yang mengaku beragama Islam dengan keyakinannya melakukan ibadah di dunia ini, kelak pada hari kiyamat akan menjumpai hasil amal ibadahnya. Apakah ibadahnya selama di dunia selama ini akan diterima Alloh SWT dan dibalas pahala/aj'ron ataukah justru tidak diterima Alloh SWT sehingga tidak mendapatkan apa2 kecuali capek saja.
Teman, yuk kita buka al-Quran surah ar-Ro'du (13) ayatnya 18 : " lil ladzinas tajaabuu li robbihimul husna, wal ladziina lam yastajibu lahu lau anna lahum ma fil ardhi jamii'an wa mitslahu ma'ahu gaftadau bihi, ulaaika lahum su ul hisabi wa ma'wa hum jahannam wa bi'sal mihaadu
Bagi orang2 yang mengabulkan kepada tuhannya (bagi merekalah) kebaikan, dan org2 yang tidak mengabulkan (perintah) Alloh , seandainya saja mereka memiliki (harta) semisal bumi kesemuanya dan semisalnya lagi (jadi 2 bumi) niscaya mereka (sanggup) menebusnya, dan tempat mereka adalah jahanam, dan merupakan sejelek-jeleknya tempat kembali.